INFOKU, BLORA – Polres Blora intensif melakukan sosialisasi untuk mengatasi maraknya tindakan premanisme yang dilakukan oknum organisasi masyarakat (ormas) di wilayah Kabupaten Blora.
Aksi premanisme ini
dikeluhkan karena kerap mengganggu ketenteraman warga serta mengancam mata
pencaharian para pengusaha, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar.
Dalam upaya
menciptakan lingkungan yang kondusif, Polres Blora mengajak masyarakat dan
pelaku usaha untuk tidak ragu melaporkan setiap tindakan intimidasi atau
pemerasan yang meresahkan melalui hotline aduan premanisme di nomor 110, yang
siap melayani 24 jam secara gratis.
Dampak Premanisme Ancam Stabilitas Ekonomi Lokal.
Baca juga : Mengapa Polres Blora All Out Amankan Malam Takbir Idulfitri, Ini Alasanya
Tindakan premanisme, seperti pemerasan dan pungutan liar yang mengatasnamakan
ormas, dinilai dapat memutus rantai ekonomi lokal.
Para pedagang kecil
hingga pengusaha besar mengaku resah karena aksi ini tidak hanya mengurangi
pendapatan, tetapi juga menghambat iklim investasi di Blora.
Polres Blora
menegaskan bahwa langkah preventif melalui sosialisasi menjadi prioritas, namun
penegakan hukum tegas akan diterapkan bagi pelaku yang terbukti merugikan
masyarakat.
Masyarakat diimbau
untuk segera menghubungi hotline 110 jika menemukan indikasi premanisme, agar
penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Baca juga : Idul Fitri sebuah Transformasi Diri
Pernyataan tegas
Kapolres Blora, AKBP Jaka Wahyudi, menyampaikan komitmen jajarannya dalam
memberantas premanisme yang meresahkan.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi premanisme yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga serta pelaku usaha. Laporkan segera melalui hotline 110 jika ada oknum ormas atau kelompok yang melakukan intimidasi atau pemerasan, kami pastikan setiap aduan akan ditindaklanjuti secara profesional,” tegas AKBP Jaka Wahyudi.
Baca juga : Idul Fitri 1446 tahun 2025
Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menjaga Blora tetap aman dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(Endah)
0 Comments
Post a Comment