DP4 Blora Ajukan Bantuan Combine dan Dua Traktor Per Kecamatan Meski Anggaran Minim

INFOKU, BLORADari rencana target luas tanam 25.000 hektare dan pertumbuhan panen butuh sarana dan prasarana (sarpras) yang memadai. 

 

Sementara, anggaran untuk pengadaan sarpras terbatas. Sehingga, Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4Blora ajukan bantuan traktor dan combine harvester kepada Kementerian Pertanian.

Diperkirakan, per kecamatan membutuhkan dua traktor untuk percepat tanam.

Kepala DP4 Blora, Ngaliman mengungkapkan, pihaknya ditarget membuka 25.000 hektare lahan pertanian tahun ini.

Baca juga : Blora Optimis Terjadi Swasembada Beras Ditahun Ini

Sehingga, membutuhkan sarpras tambahan, seperti traktor dan combine.

“Kami sudah bergegas ajukan berkas pengajuan bantuan kepada Kementerian Pertanian,” katanya.

Ngaliman menjelaskan, dari estimasi yang dihitung, diperkirakan setiap kecamatan membutuhkan dua traktor.

Sarpras tersebut untuk mempercepat masa tanam petani. Ditanya terkait data pasti jumlah yang diajukan, pihaknya belum bisa memaparkan.

“Data yang pasti ada di kabid sarpras,  termasuk mesin combi untuk percepatan panen. Traktor untuk penggarapan tanah,” jelasnya.

Baca juga : Tingkatkan Produksi Petani tembakau, Disuplai Alsintan dan Pupuk

Dia memastikan, pengajuan bantuan tersebut bakal terealisasi tahun ini.

Sebab, Blora termasuk wilayah yang menjadi perhatian pemerintah pusat untuk pengembangan program swasembada pangan.

“Tahun ini realisasi, tapi bulannya belum tahu,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Sarpras DP4 Blora, Sukandar saat dikonfirmasi wartawan juga belum bisa menunjukkan data jumlah sarpras yang diajukan.

“Kemarin datanya sudah saya kirimkan ke pak kadin,” terangnya.

Dia membenarkan, jika pihaknya telah mengajukan bantuan kepada Kementerian Pertanian.

Baca juga : Idul Fitri sebuah Transformasi Diri

Selain mengajukan bantuan lagi, pihaknya tahun ini sebenarnya juga sudah mendapatkan bantuan traktor dari pemerintah pusat.

Namun, juga belum dibeberkan jumlah traktor yang didapatkan kabupaten Blora.

“Hari ini (Selasa 25 Maret) kami ada pembagian traktor. Bukan dari APBD tapi bantuan pemerintah pusat,” jelasnya. (Endah/IST


Post a Comment

0 Comments