Jelang Lebaran , Perbaikan Jalan Nasional Blora Dikebut

INFOKU, BLORA  - Dalam hitungan hari lebaran Idul Fitri 2025 semakin dekat.

Terpantau jalanan arus mudik di Blora pun mulai diperbaiki. 

Perbaikan tersebut pun terus dipercepat, setidaknya ada pengaspalan ulang sepanjang 175 meter di Jalan Nasional Blora-Rembang.

Dalam Pantauan wartawan, beberapa waktu lalu memang titik jalan tersebut rusak berlubang dan membahayakan pengendara.

Diketahui, terdapat tiga ruas jalan provinsi yang melintasi kawasan kota di Kabupaten Blora belum tersentuh betonisasi.

Baca juga : Diduga Ada Aktivitas Penambangan Minyak Bumi Ilegal di Sambong

Hal itu menyebabkan beberapa ruas yang sering dilewati kendaraan berat mudah berlubang. Salah satunya Jalan Ahmad Yani yang merupakan jalur utama menghubungkan Blora-Rembang.

Pengawas Proyek Jalan Nasional tersebut, Sigit mengatakan, bahwa pengaspalan tersebut menggunakan aspal hotmix. Pihaknya memperbaiki jalan yang berlubang itu sepanjang 175 meter.

“Kondisi awalnya rusak berlubang parah. Jalan ini dikebut dua hari cukup,” ucapnya Kamis (20/3).

Dia juga menjelaskan, ruas jalan yang diperbaiki mulai dari Jalan Ahmad Yani sepanjang 75 meter. Sedangkan, ruas jalan yang menuju ke Rembang sepanjang 100 meter.

Baca juga : Lebih Rp 1,2 Miliar Tunggakan Honor Kader Pembantu PPKBD Blora, Dinas Dalduk dan KB Klaim Tak Sanggup Bayar

Sebelumnya, Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Binawan Nur Tjahjono menjelaskan, ada tiga ruas jalan provinsi yang belum dibeton.

Di antaranya, Jalan Setro sampai dengan Perempatan Biandono atau jalan Gatot Subroto.

Lalu, Jalan Agil Kusuma dan Jalan Makam Pahlawan, Blora.

Ketiga jalan tersebut menghubungkan Jalan Raya Purwodadi-Blora dengan Jalan Raya Rembang-Blora atau Jalan Ahmad Yani, yang berstatus jalan nasional.

Baca juga : Pemkab Blora Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat

Menurutnya, betonisasi itu belum terlaksana karena terbatasnya anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) pada 2023, belum mengakomodasi hingga jalan yang memasuki kawasan kota Blora.

“Karena kemarin pas IJD dengan anggaran terbatas, kami prioritaskan yang perkerasan aspal sudah sangat rusak,” tabdasnya. (Endah/IST


Post a Comment

0 Comments