Belum ada Sanksi Tegas bagi Oknum Jaksa Blora Nyabu, Baru Dimutasi ke NTT

INFOKU, BLORASanksi awal dijatuhkan pada eks Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora Rezmi Angga Aprianto (RAA) telah dimutasi ke Nusa Tenggara Timur (NTT), lantaran positif mengonsumsi narkoba

Namun, hingga kini, belum ada sanksi tegas kepada yang bersangkutan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI Harli Siregar menjelaskan pada pers, jika pihaknya sudah menerima laporan kasus tersebut dari Kejaksaan Tinggi (KejatiJawa Tengah (Jateng). Tindak lanjut dari laporan itu, yang bersangkutan kemudian dimutasi ke NTT.

“Iya, ini bagian dari itu (sanksi),” jelasnya.

Baca juga : Asintel Kejati Jateng Akui Oknum Jaksa Blora Nyabu

Menurutnya, Kejagung mengambil langkah-langkah responsif sembari menunggu hasil pemeriksaan pengawasan yang telah disampaikan Kejati Jateng ke Kejagung.

Sehingga, bisa jadi ada sanksi lain yang menunggu.

“Nanti kita lihat bagaimana hasil pemeriksaan pengawasannya dari Kejagung ya,” tuturnya.

Sebelumnya, Kejati Jateng memberikan keterangan berubah-ubah dan lambat atas kasus tersebut.

Dari dugaan pemerasan dan penyalahgunaan narkoba, pihak Kejati Jateng sama sekali tak mengonfirmasi keduanya.

Baca juga : Oknum Jaksa Blora Diduga Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkotika Mulai Diperiksa Kejagung RI

Hingga akhirnya, Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jateng Arfan Triono membantah, jika yang bersangkutan diperiksa lantaran dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.

“Dibawa ke Kejati bukan karena narkoba, tapi terkait profesionalitas kinerja yang bersangkutan,” terangnya saat dikonfirmasi pada 5 November lalu.

Anehnya, kemudian beberapa waktu berselang Asintel Kejati Jateng Freddy Simanjuntak dalam jumpa persnya justru memberikan keterangan berbeda dengan Kasi Penkum Kejati Jateng Arfan Triono.

Freddy justru membenarkan, bahwa Kasi BB Kejari Blora RAA positif narkoba.

“Saya sampaikan itu (penyalahgunaan narkoba, Red) benar. Kami sudah melakukan PAM SDO (Pengamanan Sumber Daya Organisasi) yang bersangkutan telah melakukan perbuatan tercela yaitu menggunakan narkoba. Berdasar hasil laboratorium BNN yang bersangkutan positif narkoba,” paparnya pada 6 November lalu.

Baca juga : Oknum Jaksa Kejari Blora yang Nyabu Akhirnya Dicopot Jabatan dan Terancam Dipecat

Menindaklanjuti hal tersebut, Asintel Kejati Jateng Freddy Simanjuntak mengatakan, pihaknya menindak tegas dan gerak cepat untuk mengamankan oknum tersebut. Dengan mencopot jabatan yang disandang.

“Sudah kami copot dan kami mutasi sebagai jaksa fungsional di Kejati,” ujarnya. (Endah/IST


Post a Comment

0 Comments