INFOKU, BLORA - Warga mulai berdatangan
memenuhi Alun-Alun Blora menjelang magrib hingga isya kemarin (29/12).
Mereka berbondong-bondong untuk
sinau bareng Emha Ainun Nadjib. Musik khas Kiai Kanjeng mulai menggema di
panggung yang dikemas tak cukup tinggi dari tempat duduk warga.
Sementara dari pantauan ada ribuan Jamaah Maiyah dari berbagai wilayah lintas
provinsi, seperti Madura, Tuban, Jakarta, Sidoarjo, Sukoharjo, ikuti Sinau
Bareng Cak Nun (Emha Ainun Najib) dan Kiai Kanjeng, di Alun-alun, Blora, Kamis
malam (29/12/2022).
Baca juga : Serapan Anggaran Masih 80,8 Persen, Pelayanan Pencairan sampai 31 Des Pk 00.00
Meski acara yang digelar Pemkab setempat sebagai penutup
rangkaian Hari Jadi Blora ke - 273 itu, sempat beberapa kali diguyur hujan,
berlangsung sangat cair lebih dari 4 jam. Mulai pukul 20.00 WIB hingga 01.00
WIB, Jumat (30/12/2022) dini hari.
Tampak hadir Bupati Blora, H. Arief Rohman, Kapolres Blora, Dandim 0721 Blora, Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Wakil Ketua DPRD, hingga Danyon 410/Alugoro, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Cak Nun menyampaikan arti penting sinau bareng atau
belajar bersama bagi masyarakat Blora dan seluruh jamaah Maiyahan.
“Kenapa kita harus sinau bareng, belajar bersama? Kenapa
tidak belajar sendiri sendiri? Dengan sinau bareng atau belajar bersama, maka
kita bisa mempelajari dan mengenal objek permasalahan secara menyeluruh.
Baca juga : Mengapa Kas Daerah Masih NIHIL Denda Proyek Terlambat, ini lho Alasanya
Tidak dari sudut pandang kita sendiri saja, namun juga
sudut pandang orang lain. Sehingga kita dapat saling bertukar pikiran untuk
hasil yang lebih baik,” ucap Cak Nun.
4 kali ke Blora
Baginya, Blora ini bukan daerah yang baru ia datangi.
Setidaknya sudah empat kali dirinya hadir ke Blora.
“Blora ini luar biasa, punya sejarah panjang yang diisi
orang-orang besar yang berpengaruh pada negeri. Blora lebih tua dari Indonesia.
Semuanya cinta dengan Blora yang sedang merayakan Hari Jadi ke -273. Hidup ini
semuanya penuh cinta, tidak ada rasa benci. Karena benci ini hakikatnya hanya
rasa cinta yang tersakiti,” tambahnya.
Baca juga : Terkait Molornya Proyek, TPP Pegawai Dinas PUPR dan DP4 Terancam Berkurang
Cak Nun kemudian mendoakan Blora agar selalu dalam lindungan Allah SWT dan apa yang dicita-citakan warga Blora bisa terkabul dengan membaca sholawat nariyah bersama-sama.
Dalam acara ini, para PKL juga meraih keberkahan. Banyak pedagang plastik alas duduk, pedagang minuman, pedagang makanan kecil yang dibeli borongan oleh jajaran Forkopimda untuk kemudian dibagikan kepada peserta Maiyah secara gratis. (Roes/KOM)
0 Comments
Post a Comment