INFOKU, BLORA - Sebagian lahan para
petani di dekat pagar Central Processing Plant (CPP) Gundih, Kecamatan
Kradenan, Blora, dua kali gagal panen karena diserang hama.
Sebelumnya juga terdapat limbah mencemari lahan sawah milik warga, saat ini masih menunggu uji laboratorium dari Pertamina Aset 4.
Mashudi salah satu
petani sekitar menjelaskan, sawah di dekat pagar lapangan minyak dan gas
(migas) dua kali gagal panen.
Hama menyerang
tanaman hingga saat waktunya panen padi sudah mati. “Untuk sawah saya aman,
yang sekitar pagar itu gagal panen,” ujarnya dengan menyemai bibit padi.
Baca juga : Lho PAD Kabupaten Blora Bergantung pada Banyaknya Orang Sakit
Dia menjelaskan,
akses air sektor pertanian masih mudah. Ada pompa air cukup besar, bantuan dari
pemerintah daerah. Bayar irigasi memotong 6 persen dari hasil panen petani.
Terkait limbah,
pihaknya mengaku merasa aman, karena yang terserang di selatan lapangan migas.
“Saya juga tidak tahu
limbah atau tidak, tapi di situ ada
jumblang tempat air berkumpul, airnya agak gilar-gilar,” jelasnya.
Baca juga : Terkait Tes Perangkat Desa, Kades Beganjing & Kades Nginggil Diadili
Sebelumnya, staf
Bidang Peningkatan Kapasitas Dan Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup (DLH)
Blora Anggun Yohana Purwa membenarkan, tanaman padi tidak tumbuh normal di
selatan pabrik migas.
Namun, uji laboratorium dilakukan Pertamina sendiri. Sedangkan laporan hasil uji laboratorium air di dekat CPP Gundih belum keluar. Saat ini, masih menunggu uji lab. (Endah/IST)
0 Comments
Post a Comment